Museum Hak Asasi Manusia Kanada Resmikan Pameran Palestina, Dikecam dan Didukung Berbagai Pihak
Museum Hak Asasi Manusia Kanada (Canadian Museum for Human Rights/CMHR) resmi membuka pameran Palestine Uprooted: Nakba Past and Present pada Sabtu (27/6/2026) waktu setempat. Pameran ini menjadi yang pertama di museum nasional Kanada yang secara khusus mengangkat pengalaman warga Palestina terkait Nakba atau pengungsian massal pada 1948, namun juga memicu perdebatan sengit bahkan sebelum dibuka.

Sumber: CBC
Pameran tersebut mengeksplorasi sejarah, budaya, dan pengalaman hidup warga Palestina melalui koleksi benda pribadi, karya seni, foto, video kesaksian, serta instalasi interaktif. Fokus utamanya adalah dampak jangka panjang dari pengusiran dan pengungsian paksa yang dialami sekitar 750.000 warga Palestina saat berdirinya negara Israel pada 1948, beserta konsekuensi yang masih dirasakan hingga beberapa generasi berikutnya.
Menurut pihak museum, pameran ini tidak hanya membahas peristiwa sejarah 1948, tetapi juga mengaitkannya dengan kondisi saat ini, termasuk konflik berkepanjangan di wilayah Palestina dan Gaza. Museum menyatakan bahwa pameran disusun berdasarkan penelitian kuratorial yang ketat dan berpusat pada kisah para penyintas serta diaspora Palestina di Kanada.
Namun jauh sebelum pembukaan, pameran tersebut telah menjadi sasaran kritik dari sejumlah organisasi pro-Israel. Kelompok hukum asal Tel Aviv, Shurat Hadin, bahkan mengirimkan surat hukum kepada pimpinan museum pada Mei lalu. Mereka meminta pembukaan pameran ditunda untuk dilakukan "peninjauan hukum dan akademik independen", dengan alasan narasi yang disajikan dinilai tidak seimbang dan berpotensi memicu antisemitisme.
Selain itu, beberapa tokoh Yahudi Kanada, termasuk sebagian pendiri museum, juga menyampaikan kekhawatiran bahwa pameran tersebut hanya menghadirkan satu perspektif dalam konflik Israel-Palestina. Sebagian lembaga komunitas Yahudi bahkan memutus hubungan kerja sama dengan museum setelah rencana pameran diumumkan pada akhir 2025.
Di sisi lain, pameran ini mendapat dukungan luas dari organisasi Palestina Kanada, akademisi, serta sejumlah kelompok Yahudi progresif. Mereka menilai kisah Nakba merupakan bagian penting dari sejarah hak asasi manusia yang selama bertahun-tahun kurang mendapat ruang di institusi nasional Kanada.
Presiden Canadian Palestinian Association of Manitoba, Ramsey Zeid, sebelumnya mengatakan bahwa proyek ini telah dikembangkan selama hampir empat tahun dan bertujuan menghadirkan kisah Nakba melalui pengalaman langsung para penyintas dan keturunannya.
Pameran juga menampilkan berbagai simbol budaya Palestina, termasuk kunci rumah yang dibawa banyak keluarga saat mengungsi pada 1948 dengan harapan dapat kembali suatu hari nanti. Selain itu terdapat karya sulaman tradisional tatreez, yang dijelaskan museum sebagai simbol identitas budaya dan perlawanan terhadap penghapusan sejarah Palestina.
Kontroversi mengenai representasi Palestina sebenarnya telah berlangsung selama lebih dari satu dekade. Sejak museum dibuka pada 2014, komunitas Palestina di Kanada berulang kali mengkritik absennya pembahasan mengenai Nakba dalam koleksi permanen museum.
Situasi mulai berubah pada November 2025 ketika CMHR mengumumkan rencana menghadirkan pameran Palestine Uprooted: Nakba Past and Present. Pengumuman itu langsung memunculkan gelombang dukungan sekaligus penolakan, mencerminkan sensitivitas isu Israel-Palestina di Kanada.
Meski menuai kritik, pihak museum menegaskan bahwa misinya adalah menceritakan berbagai pelanggaran hak asasi manusia dari perspektif para korban. Mereka menyebut seluruh materi pameran telah melalui proses penelitian, kurasi, dan konsultasi yang mendalam, sementara otoritas akhir atas isi pameran tetap berada di tangan museum.
Artikel Terkait
Terjerat Pinjol Jangan Panik, Malahayati Consultant Ungkap Cara Hadapi Tekanan Kolektor
1 month ago
LPS Peringatkan Bahaya Pinjol Ilegal Paylater Dan Judi Online Bagi Anak Muda
1 month ago
Pinjol, Judol, dan Investasi Ilegal Makin Mengintai, Malahayati Consultant Edukasi Warga Srengseng
1 month ago