Memuat tanggal...
Logo
Eskalator Stasiun Duri Mendadak Bergerak Turun, 12 Penumpang Terluka Saat Pagi Hari Ini
News 03 October 2026, 14:49 WIB Fitrah Isnaini Nurhuda

Eskalator Stasiun Duri Mendadak Bergerak Turun, 12 Penumpang Terluka Saat Pagi Hari Ini

Jakarta — Perjalanan pagi para pengguna KRL di Stasiun Duri, Jakarta Barat, Sabtu (3/10/2026), mendadak berubah menjadi kepanikan.

Sebuah eskalator yang berada di area akses menuju jalur 5 mengalami gangguan sekitar pukul 07.45 WIB. Berdasarkan informasi KAI Commuter, sebanyak 12 penumpang terdampak, terdiri dari 10 orang dewasa dan dua anak-anak.

Sumber: detik.news

Video kejadian yang beredar di media sosial memperlihatkan sejumlah penumpang terjatuh di sekitar eskalator. Eskalator yang semestinya bergerak naik disebut tiba-tiba bergerak turun sehingga membuat penumpang kehilangan keseimbangan.

Bagi pengguna KRL yang setiap hari mengejar waktu untuk berangkat kerja, kuliah, atau sekolah, fasilitas seperti eskalator sebenarnya sudah menjadi bagian dari rutinitas. Karena itu, gangguan mendadak pada fasilitas tersebut bukan hanya soal perjalanan yang terganggu, tetapi juga menyangkut rasa aman ketika menggunakan transportasi publik.

12 orang terdampak

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengatakan:

petugas yang berada di peron 5 langsung menghentikan operasional eskalator setelah mengetahui adanya gangguan. Para penumpang yang terdampak kemudian dievakuasi dan dibawa ke Pos Kesehatan Stasiun Duri untuk mendapatkan pemeriksaan serta penanganan awal.

Dari 12 orang tersebut, lima orang telah dapat melanjutkan perjalanan. Sementara lima lainnya dirujuk ke RS Duta Indah dan dua orang masih menjalani observasi lebih lanjut.

KAI Commuter menyatakan akan terus memantau kondisi para penumpang yang terdampak dan memberikan bantuan sesuai kebutuhan.

Eskalator dihentikan sementara

Setelah kejadian, area eskalator diamankan dan fasilitas tersebut untuk sementara tidak dioperasikan. Tim teknis juga melakukan pemeriksaan untuk mengetahui kondisi fasilitas sekaligus mencari penyebab gangguan.

Sampai informasi ini diterbitkan, penyebab pasti eskalator tersebut mengalami gangguan belum disampaikan karena pemeriksaan teknis masih berlangsung.

KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna yang terdampak dan memastikan penanganan terhadap penumpang tetap dilakukan.

Bukan cuma soal escalator, Insiden di Stasiun Duri kembali memperlihatkan satu hal yang sering luput dari perhatian: bagi jutaan pengguna transportasi publik, fasilitas pendukung bukan sekadar pelengkap.

Eskalator, tangga, lift, peron hingga akses keluar-masuk menjadi bagian dari perjalanan yang digunakan setiap hari. Ketika salah satunya mengalami gangguan, dampaknya bisa langsung dirasakan penumpang terlebih pada jam sibuk ketika stasiun dipenuhi orang yang sedang mengejar waktu. Karena itu, selain penanganan setelah kejadian, pemeriksaan dan pemeliharaan fasilitas menjadi bagian penting untuk menjaga keamanan pengguna transportasi publik.

Untuk insiden Stasiun Duri kali ini, KAI Commuter masih menunggu hasil pemeriksaan teknis untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi pada eskalator tersebut.

Sumber: detik news

Bagikan Artikel: